Kajian Fiqih – Senin, 15 Syawal 1443 H / 16 Mei 2022
بسم الله الرحمن الرحيم
أَشْهَدُ اَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰه
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
𝗦𝗘𝗝𝗘𝗡𝗔𝗞 𝗕𝗘𝗥𝗦𝗔𝗠𝗔 𝗔𝗟-𝗤𝗨𝗥’𝗔𝗡
Tadabbur QS Al-Maidah (5):36
اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ اَنَّ لَهُمْ مَّا فِى الْاَرْضِ جَمِيْعًا وَّمِثْلَهٗ مَعَهٗ لِيَفْتَدُوْا بِهٖ مِنْ عَذَابِ يَوْمِ الْقِيٰمَةِ مَا تُقُبِّلَ مِنْهُمْ ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ – ٣٦
𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈-𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒇𝒊𝒓, 𝒔𝒆𝒂𝒏𝒅𝒂𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊 𝒔𝒆𝒈𝒂𝒍𝒂 𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒂𝒅𝒂 𝒅𝒊 𝒃𝒖𝒎𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒕𝒂𝒎𝒃𝒂𝒉 𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒏𝒚𝒂𝒌 𝒊𝒕𝒖 (𝒍𝒂𝒈𝒊) 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒃𝒖𝒔 𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒂𝒛𝒂𝒃 𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒉𝒂𝒓𝒊 𝑲𝒊𝒂𝒎𝒂𝒕, 𝒏𝒊𝒔𝒄𝒂𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂 (𝒕𝒆𝒃𝒖𝒔𝒂𝒏) 𝒊𝒕𝒖 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒕𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂. 𝑴𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 (𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑) 𝒎𝒆𝒏𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕 𝒂𝒛𝒂𝒃 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒅𝒊𝒉
𝗣𝗘𝗟𝗔𝗝𝗔𝗥𝗔𝗡
- Azab Allah tetap tidak berubah walaupun ditebus dengan semua harta yang dimiliki
- Isyarat bahwa kekayaan itu yang membuat banyak orang lalai dan tidak taat kepada Allah
- Tidak ada alasan untuk tidak taat kepada Allah dan selalu menjaga kebaikan agar terhindar dari azab dihari kiamat kelak
𝗙𝗜𝗤𝗛 𝗭𝗔𝗞𝗔𝗧
Zakat (bahasa Arab: زكاة, zakāh) dari segi bahasa berarti ‘bersih’, ‘suci’, ‘subur’, ‘berkat’ dan ‘berkembang’.
Secara istilah zakat adalah kadar harta tertentu yang diambil dari harta tertentu diberikan kepada orang tertentu. Zakat hukumnya wajib, turun ditahun ke-2H bertepatan dengan turunnya perintah shaum dan jihad dijalan Allah.
𝗗𝗔𝗦𝗔𝗥 𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠
𝟭. 𝗗𝗮𝗹𝗶𝗹 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗔𝗹-𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻
وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ
“𝒅𝒊𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝑺𝒉𝒂𝒍𝒂𝒕 𝒅𝒂𝒏 𝑻𝒖𝒏𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 𝒁𝒂𝒌𝒂𝒕” (𝑨𝒏𝑵𝒊𝒔𝒂 : 77)
خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ – ١٠٣
𝑨𝒎𝒃𝒊𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒛𝒂𝒌𝒂𝒕 𝒅𝒂𝒓𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒕𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂, 𝒈𝒖𝒏𝒂 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒆𝒓𝒔𝒊𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒖𝒄𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂, 𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒓𝒅𝒐𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂. 𝑺𝒆𝒔𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒐𝒂𝒎𝒖 𝒊𝒕𝒖 (𝒎𝒆𝒏𝒖𝒎𝒃𝒖𝒉𝒌𝒂𝒏) 𝒌𝒆𝒕𝒆𝒏𝒕𝒆𝒓𝒂𝒎𝒂𝒏 𝒋𝒊𝒘𝒂 𝒃𝒂𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂. 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑴𝒆𝒏𝒅𝒆𝒏𝒈𝒂𝒓, 𝑴𝒂𝒉𝒂 𝑴𝒆𝒏𝒈𝒆𝒕𝒂𝒉𝒖𝒊 (𝑨𝒕-𝑻𝒂𝒖𝒃𝒂𝒉 : 103)
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتَوُا الزَّكٰوةَ لَهُمْ اَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْۚ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ – ٢٧٧
𝑺𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒉, 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈-𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂𝒏, 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒓𝒋𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒃𝒂𝒋𝒊𝒌𝒂𝒏, 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒌𝒔𝒂𝒏𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒍𝒂𝒕 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒖𝒏𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒛𝒂𝒌𝒂𝒕, 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒎𝒆𝒏𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕 𝒑𝒂𝒉𝒂𝒍𝒂 𝒅𝒊 𝒔𝒊𝒔𝒊 𝑻𝒖𝒉𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂. 𝑻𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂 𝒓𝒂𝒔𝒂 𝒕𝒂𝒌𝒖𝒕 𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒆𝒅𝒊𝒉 𝒉𝒂𝒕𝒊 (𝑨𝒍-𝑩𝒂𝒒𝒐𝒓𝒂𝒉 : 77)
𝟮. 𝗗𝗮𝗹𝗶𝗹 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗵𝗮𝗱𝗶𝘀𝘁 𝗡𝗮𝗯𝗶
𝑫𝒂𝒓𝒊 𝑨𝒃𝒅𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒃𝒊𝒏 𝑼𝒎𝒂𝒓 𝒓𝒂𝒅𝒉𝒊𝒚𝒂𝒍𝒍𝒂𝒉𝒖 ‘𝒂𝒏𝒉𝒖𝒎𝒂 𝒅𝒊𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒌𝒂𝒕𝒂: ”𝑹𝒂𝒔𝒖𝒍𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒍𝒂𝒍𝒍𝒂𝒉𝒖 ‘𝒂𝒍𝒂𝒊𝒉𝒊 𝒘𝒂 𝒔𝒂𝒍𝒍𝒂𝒎 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒂𝒃𝒅𝒂: ”𝑰𝒔𝒍𝒂𝒎 𝒊𝒕𝒖 𝒅𝒊𝒃𝒂𝒏𝒈𝒖𝒏 𝒅𝒊 𝒂𝒕𝒂𝒔 𝒍𝒊𝒎𝒂 𝒅𝒂𝒔𝒂𝒓: 𝒑𝒆𝒓𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊𝒂𝒏 (𝒔𝒚𝒂𝒉𝒂𝒅𝒂𝒕) 𝒃𝒂𝒉𝒘𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂 𝒔𝒆𝒔𝒆𝒎𝒃𝒂𝒉𝒂𝒏 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒉𝒂𝒌 𝒅𝒊𝒔𝒆𝒎𝒃𝒂𝒉 𝒌𝒆𝒄𝒖𝒂𝒍𝒊 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒔𝒖𝒃𝒉𝒂𝒏𝒂𝒉𝒖 𝒘𝒂 𝒕𝒂’𝒂𝒍𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝒂𝒅𝒂𝒍𝒂𝒉 𝒖𝒕𝒖𝒔𝒂𝒏 𝑨𝒍𝒍𝒂𝒉, 𝒎𝒆𝒏𝒆𝒈𝒂𝒌𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒂𝒕, 𝒎𝒆𝒏𝒖𝒏𝒂𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒛𝒂𝒌𝒂𝒕, 𝒉𝒂𝒋𝒊 (𝒌𝒆 𝑩𝒂𝒊𝒕𝒖𝒍𝒍𝒂𝒉) 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒖𝒂𝒔𝒂 𝒅𝒊 𝒃𝒖𝒍𝒂𝒏 𝑹𝒂𝒎𝒂𝒅𝒉𝒂𝒏.” (𝑯𝑹. 𝑨𝒍 𝑩𝒖𝒌𝒉𝒂𝒓𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎)
“𝑺𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒊𝒍𝒊𝒌𝒊 𝒆𝒎𝒂𝒔 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒂𝒌, 𝒕𝒆𝒕𝒂𝒑𝒊 𝒅𝒊𝒂 𝒕𝒊𝒅𝒂𝒌 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒚𝒂𝒓 𝒛𝒂𝒌𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂, 𝒏𝒊𝒔𝒄𝒂𝒚𝒂 𝒅𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒊 𝒌𝒊𝒂𝒎𝒂𝒕 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒃𝒖𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒕𝒓𝒊𝒌𝒂 𝒂𝒑𝒊 𝒖𝒏𝒕𝒖𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒏𝒚𝒂𝒍𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎 𝒏𝒆𝒓𝒂𝒌𝒂, 𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒅𝒊𝒔𝒆𝒕𝒓𝒊𝒌𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆 𝒑𝒆𝒓𝒖𝒕, 𝒅𝒂𝒉𝒊 𝒅𝒂𝒏 𝒑𝒖𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂. 𝑺𝒆𝒕𝒊𝒂𝒑 𝒔𝒆𝒕𝒓𝒊𝒌𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒅𝒊𝒏𝒈𝒊𝒏, 𝒎𝒂𝒌𝒂 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒑𝒂𝒏𝒂𝒔𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊 𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒅𝒊𝒔𝒆𝒕𝒓𝒊𝒌𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒕𝒊𝒂𝒑 𝒉𝒂𝒓𝒊 –𝒅𝒊 𝒎𝒂𝒏𝒂 𝒔𝒆𝒉𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒆𝒕𝒂𝒓𝒂 𝒍𝒊𝒎𝒂 𝒑𝒖𝒍𝒖𝒉 𝒕𝒂𝒉𝒖𝒏 𝒅𝒊 𝒅𝒖𝒏𝒊𝒂 – 𝒉𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒌𝒂𝒓𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒊𝒑𝒖𝒕𝒖𝒔𝒌𝒂𝒏. 𝑺𝒆𝒕𝒆𝒍𝒂𝒉 𝒊𝒕𝒖, 𝒃𝒂𝒓𝒖𝒍𝒂𝒉 𝒊𝒂 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒉𝒂𝒕 𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒍𝒖𝒂𝒓, 𝒂𝒅𝒂𝒌𝒂𝒍𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆 𝒔𝒖𝒓𝒈𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒂𝒅𝒂𝒌𝒂𝒍𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆 𝒏𝒆𝒓𝒂𝒌𝒂.” (𝑯𝑹. 𝑩𝒖𝒌𝒉𝒂𝒓𝒊 𝑴𝒖𝒔𝒍𝒊𝒎)
𝗣𝗘𝗥𝗧𝗔𝗡𝗬𝗔𝗔𝗡
Bagaimana menyikapi kondisi orang yang menerima gaji setiap bulannya, ada yang mengatakan ada zakat penghasilan, ada juga yang menunggu haulnya, tapi kadang dalam kondisi menuju haul harta tersebut digunakan untuk konsumtif sehingga diakhir tahun tidak mencapai nisabnya?
Yang jadi masalahnya, tidak bisa membedakan kebutuhan dan keinginan sehingga di akhir tahun tidak ketemu nisab. Padahal orang tersebut hidup sangat berkecukupan tapi sangat konsumtif, sehingga ditetapkan zakat itu dari take home pay untuk menghindari hal tersebut, ini asumsi bagi orang yang sudah setuju dengan menggunakan zakat penghasilan setiap bulan.
Dua tahun yang lalu masih ada utang puasa, bagaimana menebusnya apakah harus qodho saja, atau fidyah?
Utang puasa ditebus dengan 3 cara yaitu qodho saja, fidyah saja atau qodho dan fidyah (missal orang yang hamil tidak berpuasa karena takut anak yang dikandungnya bermasalah). Pertanyaan selanjutnya kalau lupa qunut sholat shubuh maka perlu sujud syahwi sebelum salam, kalau tidak sujud syahwi sholatnya masih sah karena qunut bukan syarat sah sholat tapi merupakan sunnah muakaddah bagi mazhab imam syafi’i
Bagaimana bayar zakat berupa tabungan deposito, apakah bunga atau keseluruhan deposito ?
Total saldo deposito beserta bagi hasil yang sudah haul yang dibayarkan. Kalau sudah dizakati perbulan maka tidak perlu dizakati pertahun. Kenapa perbulan karena untuk menghindari sifat konsumtif dimana pada kondisi haul nisabnya belum terpenuhi.
Uang gaji yg sdh dikeluarkan zakat, ada sisa yg menjadi tabungan, apakah msh harus dikeluarkan sbg zakat tabungan/harta?
Tidak perlu dizakatkan lagi kecuali ada harta lain selain gaji tersebut yang sudah cukup haul dan nisabnya maka perlu dizakatkan.
Assalaamu’alaikum, afwan mau bertanya: Untuk zakat orang yg sudah pensiun tidak punya pengahasilan bulanan, tapi punya tabungan yg diambil buat kehidupan sehari2 untuk menafkahi anak2nya yang msh belum mandiri (utk biaya sehari2 dan sekolah)..bagaimana caranya?, Bisa ngga tabungan tersebut dikurangi dulu utk rencana pengeluaran biaya hidup utk 1 tahun baru dbayar zakatnya? . Karena memang biaya hidup keluarga tergantung dari tabungan tersebut
Bayar zakat perbulan untuk meringankan orang bayar zakat dalam setahun. Kalau tabungan meningkat maka kena zakat, tapi kalau tidak meningkat atau sama maka tidak kena zakat. Lebih baik dihitung per akhir tahun untuk kondisi seperti diatas
Apa yang dimaksud dengan harta yang tumbuh?
Harta yang ada hasilnya, akan dibahas dalam syarat harta yang kena zakat contoh mobil semakin hari semakin berkurang. Contoh harta yang tumbuh tanah atau emas
Bolehkah mengeluarkan Zakat, dengan membantu orang yang lagi terlilit hutang. dengan Niat kita mengeluarkan Zakat mal?
boleh dikeluarkan zakatnya tapi nanti dikondisikan sesuai dengan orang yg terlilit utang tersebut yang mana hutang lebih banyak daripada hartanya.
Ustadz, bukankah bunga deposito itu uang haram?
karena haram maka disarankan kalau punya harta, deposito taruhnya dibank Syariah. Dimana secara akad sudah benar atau reksadana yang Syariah.
wallahu Alam bishowab
Ditulis oleh Tim Formula Hati (MS)
No Comments
Leave a comment Cancel