Kajian Ramadhan 1443H/2022 MFH – Senin pagi, 9 Ramadhan 1443 H / 11 April 2022
بسم الله الرحمن الرحيم
أَشْهَدُ اَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللّٰه
وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
# TAFSIR AL QURAN SURAT AL-FURQAN AYAT 15 & 16
قُلْ اَذٰلِكَ خَيْرٌ اَمْ جَنَّةُ الْخُلْدِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَۗ كَانَتْ لَهُمْ جَزَاۤءً وَّمَصِيْرًا – ١٥
𝑲𝒂𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏𝒍𝒂𝒉 (𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅), “𝑨𝒑𝒂𝒌𝒂𝒉 (𝒂𝒛𝒂𝒃) 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝒊𝒕𝒖 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒂𝒊𝒌, 𝒂𝒕𝒂𝒖 𝒔𝒖𝒓𝒈𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒆𝒌𝒂𝒍 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒋𝒂𝒏𝒋𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈-𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒂𝒌𝒘𝒂 𝒔𝒆𝒃𝒂𝒈𝒂𝒊 𝒃𝒂𝒍𝒂𝒔𝒂𝒏, 𝒅𝒂𝒏 𝒕𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊 𝒃𝒂𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂?”
Ayat ini menjelaskan konsep perbandingan antara orang bertakwa dan orang kafir yakni keadaan orang-orang yang celaka, yaitu orang-orang yang diseret ke dalam neraka Jahanam dengan muka di bawah, maka neraka menyambut kedatangan mereka dengan suara gemuruh dan gelegaknya yang dahsyat. Dan mereka dicampakkan ke tempat yang paling sempit dalam keadaan terbelenggu, sehingga mereka tidak dapat bergerak dan tidak dapat pertolongan serta tidak dapat terlepas dari azab yang mereka alami. Maka apakah azab seperti itu lebih baik, ataukah surga kekal yang telah dijanjikan Oleh Allah buat hamba-hamba-Nya yang bertakwa adalah lebih baik? Surga itu telah dijanjikan oleh Allah buat mereka dan dijadikan oleh-Nya sebagai balasan serta tempat kembali mereka atas ketaatan mereka selama di dunia.
لَهُمْ فِيْهَا مَا يَشَاۤءُوْنَ خٰلِدِيْنَۗ كَانَ عَلٰى رَبِّكَ وَعْدًا مَّسْـُٔوْلًا – ١٦
𝑩𝒂𝒈𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒔𝒆𝒈𝒂𝒍𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒌𝒆𝒉𝒆𝒏𝒅𝒂𝒌𝒊 𝒂𝒅𝒂 𝒅𝒊 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎𝒏𝒚𝒂 (𝒔𝒖𝒓𝒈𝒂), 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒌𝒆𝒌𝒂𝒍 (𝒅𝒊 𝒅𝒂𝒍𝒂𝒎𝒏𝒚𝒂). 𝑰𝒕𝒖𝒍𝒂𝒉 𝒋𝒂𝒏𝒋𝒊 𝑻𝒖𝒉𝒂𝒏𝒎𝒖 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒏𝒕𝒂𝒔 𝒅𝒊𝒎𝒐𝒉𝒐𝒏𝒌𝒂𝒏 (𝒌𝒆𝒑𝒂𝒅𝒂-𝑵𝒚𝒂).
Yakni semua kesenangan, berupa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, kendaraan, dan pemandangan-pemandangan yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga, dan belum pernah terdetik di hati seorang pun. Selain dari itu mereka tinggal kekal di dalamnya untuk selama-lamanya, tanpa terputus, tanpa habis-habisnya, dan tanpa sirna, mereka sama sekali tidak mau pindah darinya. Ini merupakan janji Allah yang memberikan kemurahan dan kebaikan-Nya kepada mereka. (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan. (kepada-Nya). Yakni sebagai suatu janji yang harus dan pasti terjadi karena janji Allah adalah suatu kepastian.
Janji Allah ini juga dimohonkan melalui doa oleh para malaikat dan orang bertakwa itu sendiri yakni hendaklah mereka memohon kepada-Nya apa yang telah dijanjikan-Nya itu dan meminta supaya dikabulka para malaikat memohonkan hal tersebut bagi mereka, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:
{رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ}
𝘠𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘮𝘪, 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬𝘬𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘬𝘦 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘶𝘳𝘨𝘢 ‘𝘈𝘥𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘌𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢. (𝘈𝘭-𝘔𝘶’𝘮𝘪𝘯: 8)
Abu Hazim mengatakan bahwa apabila hari kiamat telah terjadi, orang-orang mukmin berkata, “Wahai Tuhan kami, kami telah beramal sesuai dengan perintah-Mu kepada kami, maka tunaikanlah bagi kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami.”
𝐇𝐈𝐊𝐌𝐀𝐇
𝟭. 𝗔𝗹-𝗤𝘂𝗿’𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮𝗸 𝗽𝗲𝗿𝗯𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗰𝗮𝗿𝗮 𝗻𝘆𝗮𝘁𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗻𝗶𝗸𝗺𝗮𝘁𝗶 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗮𝗳𝗶𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗺𝘂𝘁𝗮𝗾𝗶𝗻 / 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗮𝗸𝘄𝗮, 𝘁𝗲𝗿𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝘀𝘂𝗿𝗮𝗵 𝗮𝘀 𝘀𝗮𝗳𝗳𝗮𝘁 𝟲𝟮 – 𝟳𝟬
(𝙼𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚛𝚐𝚊) 𝚒𝚝𝚞𝚔𝚊𝚑 𝚑𝚒𝚍𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚊𝚒𝚔 𝚊𝚝𝚊𝚞𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚣𝚊𝚚𝚚𝚞𝚖. 𝚂𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚣𝚊𝚚𝚚𝚞𝚖 𝚒𝚝𝚞 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚌𝚘𝚋𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐-𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚣𝚊𝚕𝚒𝚖. 𝚂𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚊 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚙𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛 𝚗𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚕𝚊, 𝚖𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝚜𝚎𝚝𝚊𝚗-𝚜𝚎𝚝𝚊𝚗. 𝙼𝚊𝚔𝚊 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛-𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚙𝚘𝚑𝚘𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝚖𝚊𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚣𝚊𝚚𝚚𝚞𝚖 𝚒𝚝𝚞. 𝙺𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚣𝚊𝚚𝚚𝚞𝚖 𝚒𝚝𝚞 𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚒𝚗𝚞𝚖𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚌𝚊𝚖𝚙𝚞𝚛 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚒𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚙𝚊𝚗𝚊𝚜. 𝙺𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛-𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛 𝚔𝚎 𝚗𝚎𝚛𝚊𝚔𝚊 𝚓𝚊𝚑𝚒𝚖. 𝙺𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚗𝚐𝚐𝚞𝚑𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝𝚒 𝚋𝚊𝚙𝚊𝚔-𝚋𝚊𝚙𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚊𝚍𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚊𝚝. 𝙻𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚐𝚎𝚜𝚊-𝚐𝚎𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚓𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊-𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚎𝚔𝚊. (𝙰𝚜-𝚂𝚊𝚏𝚏𝚊𝚝: 𝟼𝟸-𝟽𝟶)
𝟮. 𝗞𝗼𝗻𝘀𝗲𝗽 𝗸𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗽𝗮𝗵𝗮𝗺 𝘀𝗮𝗺𝗽𝗮𝗶 𝗱𝗶𝗯𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘁𝗲𝗼𝗿𝗶 𝗽𝗲𝗿𝗯𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗼𝘀𝗶𝘀𝗶 𝗸𝗲𝗯𝗲𝗻𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗯𝗮𝘁𝗵𝗶𝗹𝗮𝗻
𝟯. 𝗦𝘂𝗿𝗴𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶𝗷𝗮𝗻𝗷𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗸𝗲𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗮𝗸𝘄𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗮𝘀𝘁𝗶 𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶𝘁𝘂𝗻𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵.
𝟰. 𝗦𝘂𝗿𝗴𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘁𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗹𝗲𝗽𝗮𝘀𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗸𝗲𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻𝗮𝗻 𝗺𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝗮𝘁𝗮𝘀 𝗸𝗲𝗵𝗲𝗻𝗱𝗮𝗸 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵, 𝗱𝗶𝗺𝗮𝗻𝗮 𝗞𝗲𝘁𝗶𝗸𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗮𝗱𝗮 𝗱𝗶𝗱𝘂𝗻𝗶𝗮 𝗵𝗮𝗹 𝘁𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁 𝘁𝗲𝗿𝗯𝗮𝘁𝗮𝘀𝗶
𝟱. 𝗗𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗷𝗮𝗻𝗷𝗶 𝘀𝘂𝗿𝗴𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗯𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗮𝗻𝘁𝗮𝗿𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗮𝗳𝗶𝗿 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗿𝘁𝗮𝗸𝘄𝗮 𝗺𝗮𝗸𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮𝗻 𝗵𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗸𝘂𝗮t 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗶𝗻𝘁𝗮𝗵 𝗔𝗹𝗹𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝘆𝗮𝗵𝘄𝗮𝘁 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗱𝗶𝗿𝗲𝗱𝗮𝗺.
𝐏𝐄𝐑𝐓𝐀𝐍𝐘𝐀𝐀𝐍
- Bagaimana cara mendidik anak agar bermental kuat dan tertarik dengan Al Qur’an dan taat aturan agama?
Perlu perhatian lebih, milikilah niat yang utuh untuk mau mengasuh anak, jadilah pribadi teladan bagi anak, anak kecil belajar dari fakta yang dia lihat, jadilah orang tua yang pandai merayu anak (memasukkan nilai), jangan lupa berdoa setiap saat. - Kita sebagai orangtua sudah berbuat, sholat 5 waktu, sholat taraweh saat ini, tilawah Al-Quran in syaa Allah setiap saat, namun anak belum mau menjalankan sepenuhnya. Apa yg harus kita lakukan?
Bersyukur atas apa yang dijalanlan, tapi kalau yang belum dijalankan maka disabari. Tapi tetap diarahkan dan didampingi dengan baik dan lembut, dan selalu didoakan terus menerus - Sebatas mana kita membicarakan tentang surga apakah ada tantangan juga seperti didunia ?
Disurga tidak ada yang namanya tantangan seperti didunia karena disurga tidak ada lagi yang namanya kebosanan, surga tidak dapat dibayangkan seperti dunia sama halnya orang desa yang membayangkan kehidupan orang kota. Karena hakikatnya apa yang dibayangkan tentang surga tidak sama dengan yang didunia karena merupakan negeri yang berbeda atau alam yang berbeda - Bagaimana hubungan suami istri dan anak di akhirat nanti. apakah sendiri sendiri..atau saling menentukan keadaan satu sama lain. sehingga sebagian orang mengatakan biarlah masing masing amal..karena kita akan mempertanggung jawabkan diri sendiri ?
Diakhirat kelak ada konsep syafaat dapat memberikan syafat kepada keluarga, dan juga mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan kalau mau ketemu dengan keluarganya sesuai dengan kehendak atas rahmat Allah. Jadi seharusnya setiap orang dalam keluarga harus saling mengingatkan amalan-amalan yang baik agar dapat bertemu kelak disurganya Allah - Kalau disurga ada bidadari untuk laki2, kalau perempuan ada tidak ?
Insya Allah dapat yang dikehendaki, wanita juga dapat bertemu dengan suaminya kalau dikehendaki. - Zakat harta diberikan kepada keluarga yang masuk 8 golongan, hitungannya kurang atau salah hitung, apakah sudah dianggap mengeluarkan zakat atau dianggap sedekah saja ?
Zakat tidak diberikan kepada janda, kecuali dia miskin atau fakir. Yatim bukan dapat dari zakat yang lebih baik, karena kalau zakat adalah harta yang dikeluarkan Sebagian tetapi tidak memenuhi keseluruahan kebutuhan anak yatim, tetapi lebih bagus memberikan kafalah yaitu menjadi penanggung jawab atau penjamin semua kebutuhan anak yatim tersebut, sedangkan untuk janda dibantu dicarikan suami apalagi kalau dia tidak fakir atau miskin karena yang dibutuhkan bukan harta tapi yang lain - “Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Sehingga apabila mereka sampai kepadanya (surga) dan pintu-pintunya telah dibukakan, penjaga-penjaganya berkata kepada mereka, “Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masuklah, kamu kekal di dalamnya.”” QS. Az-Zumar[39]:73, masuk surga berombongan, itu maksudnya bagaimana Ustadz?
Ini menceritakan, keadaan orang-orang yang bahagia, yaitu orang-orang yang mukmin, pada saat mereka digiring dengan berkendaraan sebagai perutusan yang terhormat untuk dimasukkan ke dalam surga secara berombong-rombongan, yakni gelombang demi gelombang. Golongan yang pertama masuk adalah kaum Muqarribin, lalu kaum Abrar, kemudian orang-orang sesudah mereka, lalu menyusul golongan sesudah mereka lagi. Masing-masing rombongan digabungkan bersama orang-orang yang setara kedudukannya, yaitu para nabi dengan para nabi, kaum siddiqin bersama orang-orang yang setara dengan mereka, para syuhada bersama orang yang sejenis dengan mereka, dan para ulama bersama teman-temannya; setiap golongan bersama gelpngan yang setingkat satu sama lainnya.
wallahu Alam bishowab
Ditulis oleh Tim Formula Hati (MS)
No Comments
Leave a comment Cancel