{"id":196,"date":"2022-04-23T15:23:06","date_gmt":"2022-04-23T08:23:06","guid":{"rendered":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/?p=196"},"modified":"2022-04-23T15:23:09","modified_gmt":"2022-04-23T08:23:09","slug":"ktm35-mendidik-anak-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/?p=196","title":{"rendered":"KTM35. Mendidik Anak Di Era Digital"},"content":{"rendered":"\n<p>Kuliah Keluarga Edisi Ramadhan FHI &#8211; Sabtu, 21 Ramadhan 1443 H \/ 23 April 2022<br>Bersama Ayah Irwan Rinaldi<\/p>\n\n\n\n<p>\u0628\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0627\u0644\u0631\u062d\u0645\u0646 \u0627\u0644\u0631\u062d\u064a\u0645<br>\u200e\u0623\u064e\u0634\u0652\u0647\u064e\u062f\u064f \u0627\u064e\u0646\u064e\u0651 \u0644\u0627\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0647\u064e \u0625\u0650\u0644\u0627\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647<br>\u200e\u0648\u064e\u062d\u0652\u062f\u064e\u0647\u064f \u0644\u0627\u064e \u0634\u064e\u0631\u0650\u064a\u0652\u0643\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f, \u0648\u064e\u0623\u064e\u0634\u0652\u0647\u064e\u062f\u064f \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e \u0645\u064f\u062d\u064e\u0645\u0651\u064e\u062f\u064b\u0627 \u0639\u064e\u0628\u0652\u062f\u064f\u0647\u064f \u0648\u064e\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f\u0647\u064f<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-4-3 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"KTM35. Mendidik Anak Di Era Digital - Ayah Irwan Rinaldi (23 Apr 2022)\" width=\"720\" height=\"540\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/KaTVdqry9Bw?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL<\/h5>\n\n\n\n<p><strong><em>Pengantar<\/em><br><\/strong>Yang paling penting dalam parenting bukan hanya sebatas teori, tapi yang terpenting dalam mendidik adalah <em>\u201dKeberkahan\u201d<\/em> dan ini yang di terapkan dalam orang tua zaman dulu dalam mendidik kita. Yang paling utama dalam komunikasi adalah bukan sebanyak teori yang kita tahu tetapi intinya adalah <em>\u201dkeberkahan\u201d<\/em> didalam prakteknya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mendidik Era Digital Berkualitas meski terbatas<br><\/strong>Mengapa harus berkualitas ? karena memgingat hubungan kita yang serba digital.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dampak dari Era digital sbb:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Serba cepat<br>Kita perlu tetap mengikuti 15 sunnah Rasulullah SAW.<\/li><li>Bidang Komunikasi<\/li><li>Hubungan Antar Manusia<\/li><li>Kehidupan sangat mudah<\/li><li>Yang dekat jadi jauh<\/li><li>Yang jauh jadi dekat.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong><em>Serba cepat<\/em><br><\/strong>Mendidik anak, dengan check feeling dengan berkomunikasi, dan komunikasi harus dari hati ke hati.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Bidang Komunikasi<\/em><br><\/strong>Kadang2 komunikasi dengan pasangan, harus dari hati ke hati. akan berpengaruh besar kepada pasangan efektif tapi tidak afaktif.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Hubungan dengan manusia<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Tantangan Pengasuhan Era Digital<\/em><br><\/strong><em><strong>1. Internal<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Prinsip pengasuhan yang berbeda pola<\/li><li>pengasuhan yang tidak sepakat tidak sepakat.<\/li><li>Tidak ada Roadmap pengasuhan<\/li><li>Tumbang karena pihak ketiga<\/li><li>Kondisi real pernikahan.<\/li><li>Salah satu penyebab adalah adanya prinsip yang tidak tersepakati oleh pasangan.<br>Jadi harus ada prinsip yang harus disamakan oleh pasangan. sehingga anak tidak menjadi bingung.<\/li><li>Roadmap pernikahan yaitu harus jelas tujuannya mau dibawa kemana keluarga.<br>Diera digital ini, roadmap pernikahan kita belum ditentukan. untuk itu harus ditentukan lebih jelas.<\/li><li>Tumbang karena pihak ketiga adalah kebanyakan orangtua banyak mengamanahkan kepada pihak sekolah.<\/li><li>Kondis real pernikahan yaitu banyak para orang tua yang mempunyai masalah tetapi merasa baik- baik saja. Yang tidak pernah terselesaikan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>2. Eksternal<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pola asuh hidup diluar rumah.<br>Bisakah kita ubah jadi peluang ?<br>Tergantung sikap ortu terutama \u201cSang Ayah\u201d sebagai Qowwam (Kemampuan menangkap, mencermati dan mengubah).<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sikap dan hubungan suami (ayah) kepada Allah, akan sangat sangat berpengaruh didalam keluarga (rumah tangga). Sangat menentukan relasi hubungan dengan keluarga sebagaimana kuatnya Hubungan Relasi seorang Ayah dengan Allah SWT.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Apa yang harus orang tua lakukan ?<\/em><br><\/strong>Jadilah orang tua yang<br><strong><em>1. Benar<\/em><br><\/strong>adalah pusat buhulnya yaitu berusaha untuk menjadi orang tua yang benar.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Benar relasi spiritual.<br>Rusaknya seorang anak yaitu karena rusaknya hubungan orang tua (Ayah) kepada Allah SWT.<\/li><li>Benar Relasi pernikahan<br>Harus mempunyai roadmap pernikahan, yang jelas mau dibawa kemana rumah tangga kita.<\/li><li>Benar Relasi pengasuhan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>Relasi Spiritual yaitu:<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tersambung kepada Allah<\/li><li>Terhubung kepada Allah<\/li><li>Tergantung kepada Allah<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>Relasi Pernikahan yaitu:<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Hubungan pernikahan<\/li><li>Utang pengasuhan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>Relasi Pengasuhan yaitu:<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Prinsip pengasuhan<\/li><li>Pola pengasuhan.<br>Harus menyamakan visi antar suami isteri dalam pengasuhan anak.<\/li><li>Road pengasuhan<br>Allah mengingatkan kepada kita, memgasuh anak berdasarkan desain-desain Allah SWT.<br>Mengasuh anak perempuan dan laki-laki harus berbeda.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Allah Subhanahu Wa Ta&#8217;ala berfirman:<\/p>\n\n\n\n<p>\u200e\u0627\u064e\u0635\u0652\u0637\u064e\u0641\u064e\u0649\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u0646\u064e\u0627 \u062a\u0650\u2009\u2009\u0639\u064e\u0644\u064e\u0649\u2009\u2009\u0627\u0644\u0652\u0628\u064e\u0646\u0650\u064a\u0652\u0646\u064e\u2005\u2006<\/p>\n\n\n\n<p><em>&#8220;apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?&#8221;<br><\/em>(QS. As-Saffat 37: Ayat 153)<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengasuh anak perempuan harus kita tanamkan kepribadian wanita spt Siti Khadijah, Maryam, Asiyah, dan Fatimah.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>2. Ortu Asyik<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Ilmu dan Waktu<br>Setiap orang tua harus memiliki buku tahap perkembangan anak. sehingga kita mengetahui tumbung kembang anak sehingga kita mempunyai ilmu dan acuan dalam mengikuti tumbuh kembang anak.<\/li><li>Waktu<\/li><li>Kolaborasi<br>Tidak menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga.<\/li><li>Komunikasi<br>Kemampuan kita mendengar, terkadang tidak disertai dengan rasa empati.<br>Kemampuan berbicara, dengan respect dan menghargai kepada orang.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\"><strong>Parenting Skill untuk orang tua era Digital<\/strong><\/h5>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><strong>Us time.<br><\/strong><em>5-9 tahun<\/em><\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>di prioritaskan<br>masing-masing anak harus kita mempunyai waktu utk bisa bersama.<\/li><li>Full Attention (total)<\/li><li>15 menit \/ hari \/ outdoor.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>10 -15 tahun<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Download kelakian keperempuan<\/li><li>badan sahabat, pikiran dewasa pikiran dewasa.<\/li><li>Kenali teman-temannya<\/li><li>Komunikasi &#8211; Negoisasi &#8211; Konsekuensi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>2. Apresiasi Positif<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Pujian yang spesifik<\/li><li>Penghargaan yang jelas<\/li><li>Fokus kepada proses<\/li><li>Pujian harus asli<\/li><li>Fokus kepada yang positif<\/li><li>Pujian jangan suka ditunda, segera dan segera.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>3. Taat karena cinta kagum<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Koneksi sebelum koreksi.<\/li><li>Cinta akan dicintai.<\/li><li>Dialog<\/li><li>Bimbing bukan Instruksi<\/li><li>Libatkan bukan paksa<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>4. Dengar dengan Empati, Berbicara dengan respek<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>5. LCM<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Loving<\/li><li>Coaching<\/li><li>Modelling.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Tips &amp; Trik mendidik anak di era digital:<\/h5>\n\n\n\n<p><em><strong>1. Menjalin Emotional Bonding<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Save, secure and Trust<\/li><li>Ortu menjadi nilai rujukan<\/li><li>Tercukupi ucapan cinta, belaian dan sentuhan<\/li><li>Hadir dimasa-masa golden time:<ol><li>Saat sedih<\/li><li>Saat sakit<\/li><li>Saat unjuk prestasi<\/li><\/ol><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>2. Menjebol Privacy anak<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Privacy bagi anak, sejatinya adalah racun pembunuh.<\/li><li>Berbagi cerita &#8211; hindari banyak bertanya.<\/li><li>Kuasai skill membuat anak rindu: memasak, memijat dan mendengar &#8211; <em>TUGAS IBU<\/em><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>3. Manajemen Hiburan<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Memiliki agenda alternatif untuk menghibur anak.<\/li><li>Menaklukkan Bosan<\/li><li>Kebersamaan yanh bermakna<\/li><li>Skill menghibur: bermain, bercerita dan berpetualang (menjelajah) &#8211; <em>TUGAS AYAH<\/em><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>4. Membuat Rundown Aktivitas<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kesibukan mengalihkan anak dari hal-hal yang iseng.<\/li><li>Rencanakan agenda harian dimalam hari<\/li><li>Evaluasi agenda<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em><strong>5. Manajemen GADGET<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Waktu &#8211; sehabis subuh sampai syuruq.<\/li><li>Durasi<\/li><li>ISI<\/li><li>Lokasi &#8211; kamar tidur, kamar mandi, ruang makan.<\/li><li>Situasi<\/li><li>Saat makan bersama<\/li><li>Saat Ibadah<\/li><li>Saat bertamu<\/li><li>Saat naik kendaraan<\/li><li>Saat melayat<\/li><li>Saat liburan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Buku Pendidikan Anak<\/h5>\n\n\n\n<p>Judul: Pendidikan Anak Dalam Islam, karya: Abdullah Nashih Ulwan<\/p>\n\n\n\n<p>Buku Tahap perkembangan;  1. Tahap perkembangan secara Islami; 2. Tahap perkembangan secara psikologis<\/p>\n\n\n\n<p>Buku &#8220;Semua anak adalah bintang&#8221;, karya: Ayah Irwan Rinaldi<\/p>\n\n\n\n<p><em>wallahu a&#8217;lam bishawab.<\/em><br><em>Notulensi ditulis oleh tim Formula Hati (UZ).<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliah Keluarga Edisi Ramadhan FHI &#8211; Sabtu, 21 Ramadhan 1443 H \/ 23 April 2022Bersama Ayah Irwan Rinaldi \u0628\u0633\u0645 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0627\u0644\u0631\u062d\u0645\u0646 \u0627\u0644\u0631\u062d\u064a\u0645\u200e\u0623\u064e\u0634\u0652\u0647\u064e\u062f\u064f \u0627\u064e\u0646\u064e\u0651 \u0644\u0627\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0647\u064e \u0625\u0650\u0644\u0627\u064e\u0651 \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u200e\u0648\u064e\u062d\u0652\u062f\u064e\u0647\u064f \u0644\u0627\u064e \u0634\u064e\u0631\u0650\u064a\u0652\u0643\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f, \u0648\u064e\u0623\u064e\u0634\u0652\u0647\u064e\u062f\u064f \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e \u0645\u064f\u062d\u064e\u0645\u0651\u064e\u062f\u064b\u0627 \u0639\u064e\u0628\u0652\u062f\u064f\u0647\u064f \u0648\u064e\u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f\u0647\u064f MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL PengantarYang paling penting dalam parenting bukan hanya sebatas teori, tapi yang terpenting dalam mendidik adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_mi_skip_tracking":false,"stax_show_title_section":"","stax_single_post_media_panel_height":"","stax_single_post_media_panel_text":"","stax_single_post_cateory_breadcrumb":"","stax_single_post_title_position":"","stax_single_post_title_align":"","stax_single_post_title_extra_align":"","stax_single_post_title_size":"","stax_single_post_image_width":"","stax_single_post_image_format":"","stax_single_post_audio_panel":"","stax_single_post_video_panel":"","stax_single_post_video_width":"","stax_single_post_gallery_panel":"","stax_single_post_gallery_width":"","stax_single_post_gallery_slides":"","stax_single_post_meta_author_avatar":"","stax_single_post_meta_author_name":"","stax_single_post_meta_post_date":"","stax_single_post_meta_reading_time":"","stax_single_post_shapes":"","footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-196","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-arsip-kuliah-umum-tematik-ktm"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/196","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=196"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/196\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":197,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/196\/revisions\/197"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=196"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=196"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/formulahati.net\/wp\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=196"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}